ENGLISH       INDONESIA

Senin, 15 Juli 2013

Mati Dan Hidup Kembali (Seorang Encim di Kalimantan Barat)


Kota kecil di Kalimantan barat

Salah satu kota kecil di Kalimantan barat, yang memiliki penduduk kebanyakan orang cina, tetapi sebagian besar orang yang ada di kota tersebut tidak percaya Tuhan Yesus, maka seorang hamba Tuhan berdoa di kota tersebut minta terjadi lawatan Tuhan. Ternyata Tuhan menjawab dengan cara yang berbeda. Pada suatu hari hamba Tuhan ini di telepon oleh seseorang dari rumah sakit, untuk datang ke sana.



Ada seorang encim tua yang sakit di rumah sakit tersebut, berada di ruang ICU, karena sakitnya parah dia meninggal. Ketika meninggal dia tidak percaya Yesus, bukan orang Kristen.



Setelah meninggal, petugas kamar mayat datang untuk mengambil mayatnya. Sekitar 14 menit kemudian, penjaga kamar mayat datang, saat masuk kamar tersebut melihat encim ini bagun dan duduk di tempat tidur, petugas kamar mayat ini kaget dan berteriak: hidup lagi.



Ketika encim ini kembali hidup, dari mulutnya keluar suatu pujian, dia bukan orang Kristen bisa tahu lagu pujian. Lalu cucunya yang dari jauh yang orang Kristen, memberanikan dirinya untuk masuk ruangan jenazah tersebut.

 

Saat Encim Meninggal


Encim ini bercerita ketika dia mati, dia melihat rohnya terangkat, sambil melihat para dokter datang, roh dia ini terus naik sampai ke alam yang kekal, dia berada di suatu jurang, ketika dilihat ke bagian bawah, dia melihat neraka, dan ketika dia melihat ke atas, yang dilihat adalah surga, dindingnya terbuat dari emas.


Karena dia meninggal dia di jemput oleh orang yang berjubah hitam, ketika posisi encim ini di lereng tersebut. Dia mau di tarik ke jurang oleh iblis yang menjemput dia. Sambil ditarik, encim ini katakan kenapa saya tidak bisa masuk ke surga di atas, saya mau kesana.



Kenapa Saya Tidak Bisa Masuk ke Surga

Orang yang berjubah hitam katakan kepada dia bahwa, setiap orang yang bisa masuk ke sorga adalah:
  1. Orang yang percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat
  2. Orang yang hidup sesuai dengan firman Allah 
  3. Orang yang namanya yang tercatat dalam Buku Kehidupan dalam Kerajaan Allah.



Ketika dia ditarik, dia mendengar suatu pujian dari sorga, lagunya adalah “Ya Abba, Bapa, ini aku, anakmu, layakkanlah seluruh hidupku”. Ketika encim ini mendengar lagu dari surga dia ikut menyanyikan lagu tersebut.



Di Depan Pintu Surga

Apa yang terjadi kuasa kegelapan yang ingin menarik dia, tiba-tiba terjatuh dan tangannya terlepas dari encim ini, lalu encim ini lari ke depan pintu surga. Sampai di pintu gerbang surga, malaikat penjaga pintu tersebut bilang kepada dia, kamu tidak bisa masuk karena kamu belum menerima Tuhan Yesus, engkau belum di baptis, engkau belum melakukan firman Tuhan, maka engkau tidak dapat masuk ke surga.



Diberikan Kesempatan Hidup Kembali

Encim ini berkata: tidak ada yang memberitakan Tuhan Yesus kepada saya; tetap malaikat ini katakan tidak bisa, tapi ketika sebelum engkau datang ke sini, Tuhan Yesus telah berpesan bahwa kamu akan di berikan kesempatan untuk hidup kembali ke dunia, selama satu minggu. Setelah kamu hidup kembali kamu harus bertobat, dan hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Setelah selesai disampaikan, malaikat berkata: kembalilah. maka rohnya kembali ke tubuhnya.



Keluarganya Bertobat

Setelah kembali ke tubuhnya, segala penyakitnya semua lenyap, hidup kembali dalam keadaan sembuh. Malamnya dia dengan keluarganya, ada 74 orang lebih bertobat dan menerima Tuhan Yesus, sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi.


Selama seminggu mereka beribadah kepada Tuhan, maka waktunya sudah tiba untuk kembali, pada pagi hari, dia mengumpulkan semua keluarganya, dan dia katakan bahwa waktuku telah tiba, malaikat yang ketemu aku di depan pintu gerbang sorga sudang datang untuk menjemput aku. Sambil keluarga mereka menyanyikan pujian “Ya Abba, Bapa, ini aku, anakmu, layakkanlah seluruh hidupku”. Encim ini mulai membaringkan tubuhnya, dan dia kembali meninggal, pulang ke surga di jemput oleh malaikat Tuhan.

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar